seerat embun menutup pandang
selembut angin membelai raga
kutepis
aku disini berdiri tegak
memandang
menatap tiap arti yang ada
menerjemahkan-Nya
di tiap hari dan hidupku
aku meyakini-Nya
ke Esaan yang dimiliki-Nya
ke Akbaran yang dipunyai-Nya
sempurna tanpa cacat
sukmaku bergelora
bersyukur
atas nikmat yang Ia beri
sampai saat ini
saat aku berdiri disini
dan sampai saat nanti
saat aku menjumpai
kekekalan yang Abadi
Sabtu, 09 Juli 2011
Langganan:
Komentar (Atom)
