seerat embun menutup pandang
selembut angin membelai raga
kutepis
aku disini berdiri tegak
memandang
menatap tiap arti yang ada
menerjemahkan-Nya
di tiap hari dan hidupku
aku meyakini-Nya
ke Esaan yang dimiliki-Nya
ke Akbaran yang dipunyai-Nya
sempurna tanpa cacat
sukmaku bergelora
bersyukur
atas nikmat yang Ia beri
sampai saat ini
saat aku berdiri disini
dan sampai saat nanti
saat aku menjumpai
kekekalan yang Abadi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar